Alat Laboratorium

Berbagai Alat Laboratorium yang dapat Digunakan untuk Melakukan Penelitian Leave a comment

Untuk menguji dan meneliti sesuatu, kita dapat menggunakan 3 jenis penelitian, yaitu penelitian Biologi, penelitian Fisika, dan penelitian Kimia. Kita juga membutuhkan berbagai alat laboratorium untuk melakukan ketiga penelitian tersebut.

Berikut ini adalah beberapa alat laboratorium Biologi, alat laboratorium Fisika, dan alat laboratorium Kimia yang dapat digunakan saat melakukan penelitian.

Alat Laboratorium Biologi

Untuk melakukan penelitian di Laboratorium Biologi, kita dapat menggunakan beberapa alat seperti berikut ini.

Batang L

batang L

Batang L atau disebut juga dengan Spreader adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk menyebarkan suatu zat cair agar bakteri yang tersuspensi di dalam zat cair tersebut menyebar secara merata di atas media yang digunakan.

Coloni Counter

Coloni Counter

Coloni Counter adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk mengamati pertumbuhan dan menghitung koloni yang tumbuh setelah mengalami masa inkubasi menggunakan cawan secara mudah.

Cuvet

Cuvet

Cuvet adalah alat laboratorium biologi yang digunakan sebagai wadah atau tempat sampel untuk menganalisis suatu reaksi dengan spektrofotometer. Alat laboratorium biologi ini terbuat dari polimetakrilat, silika, atau polistirena sehingga dilarang untuk dipanaskan.

Hot Plate Stirrer

Hot Plate Stirrer

Hot Plate Stirrer atau disebut juga dengan Stirrer Bar atau Magnetic Stirrer adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk menghomogenkan larutan dengan cara diaduk, kemudian dipanaskan.

Jarum Inokulum

Jarum Inokulum

Jarum Inokulum atau disebut juga dengan Jarum Ose adalah alat laboratorium biologi berbentuk jarum yang digunakan untuk memindahkan suatu bagian untuk ditumbuhkan atau ditanamkan ke media yang baru. Alat laboratorium biologi ini terbuat dari platinum atau kawat nichrome dengan ujung berbentuk lingkaran untuk melakukan stek di permukaan meda baru dan badan berbentuk lurus untuk melakukan inokulasi.

Pembakar Bunsen

Pembakar Bunsen

Pembakar Bunsen adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk mensterilkan sesuatu melalui pembakaran dengan api yang berwarna biru. Contoh alat yang disterilkan dengan Pembakaran Bunsen adalah Jarum Inokulum atau Jarum Ose.

Pipet Gondok

Pipet Gondok

Pipet Gondok atau disebut juga dengan Pipet Volum adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk memindahkan larutan dengan ukuran yang tepat. Ketelitian alat laboratorium biologi yang memiliki ukuran mulai dari 5 mililiter hingga 25 mililiter ini adalah kurang lebih 0,02 persen.

Tabung Durham

Tabung Durham

Tabung Durham adalah alat laboratorium biologi yang memiliki fungsi seperti tabung reaksi, hanya ukurannya lebih kecil. Selain itu, Tabung Durham dapat menampung hasil fermentasi suatu mikroorganisme yang berupa gas.

Tabung Reaksi

Tabung Reaksi

Tabung reaksi adalah alat laboratorium biologi yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap reaksi zat-zat kimia dalam jumlah yang kecil, menumbuhkan mikroba, dan menguji biokomia. Alat laboratorium biologi ini berbentuk tabung kaca yang dapat diisi dengan zat cair atau zat padat.

Alat Laboratorium Fisika

Untuk melakukan penelitian di Laboratorium Fisika, kita dapat menggunakan beberapa alat seperti berikut ini.

Dinamometer

Dinamometer

Dinamometer atau disebut juga dengan neraca pegas adalah alat uji laboratorium Fisika yang digunakan untuk mengukur gaya dan berat benda. Berat suatu benda dapat berubah-ubah bergantung pada gaya gravitasi di tempat benda tersebut berada. Untuk mendapatkan hasil berat benda, kita harus mengalikan massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi.

Garputala

Garputala

Garputala adalah alat uji laboratorium Fisika berbentuk huruf Y yang digunakan untuk mengukur dan menyamakan frekuensi pada nada. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kita harus menggunakan garputala yang memiliki kualitas baik karena tidak akan memuai jika terkena panas dan tidak akan menyusut jika terkena dingin.

Hidrometer

Hidrometer

Hidrometer adalah alat uji laboratorium Fisika yang digunakan untuk mengukur dan menguji berat jenis zat cair. Hidrometer memiliki 2 bagian utama, yaitu gelas kaca sebagai wadah untuk menampung zat cair dan pelampung yang ada di dalam gelas kaca. Untuk melihat hasil uji, kita dapat melihat skala ukuran berat jenis zat cair yang ada di pelampung.

Neraca Ohaus

Neraca Ohaus

Neraca ohaus adalah alat uji laboratorium Fisika yang digunakan untuk mengukur massa logam atau massa benda. Untuk mengetahui massa logam atau massa benda, kita dapat menjumlahkan setiap posisi anak timbangan di sepanjang lengan neraca setelah neraca berada pada posisi yang setimbang.

Pipa Kapiler

Pipa Kapiler

Dibandingkan dengan diameter pipa-pipa lainnya, diameter pipa kapiler sangatlah kecil antara 0,8 milimeter hingga 2 milimeter. Alat uji laboratorium Fisika yang satu ini memiliki panjang kurang lebih 1 meter dan digunakan untuk mengetahui terjadinya peristiwa kapilaritas. Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaan zat cair yang terjadi pada pipa kapiler.

Alat Laboratorium Kimia

Untuk melakukan penelitian di Laboratorium Kimia, kita dapat menggunakan beberapa alat seperti berikut ini.

Beker

Beker

Beker adalah alat laboratorium kimia yang yang digunakan sebagai tempat atau wadah untuk mencampurkan, mengaduk, atau memanaskan zat-zat cair. Alat laboratorium kimia ini terbuat dari plastik atau kaca borosilikat dengan berbagai ukuran, mulai dari ukuran 1 mililiter hingga ukuran beberapa liter.

Buret

Buret

Buret adalah alat laboratotium kimia yang digunakan untuk meneteskan beberapa tetes reagen cair yang memerlukan presisi saat melakukan suatu eksperimen. Alat laboratorium kimia ini berbentuk gelas silinder dengan garis ukur dan sebuah sumbat berupa keran di bagian bawahnya.

Cawan Petri

Cawan Petri

Cawan petri atau yang disebut juga dengan telapa petri adalah alat ukur laboratorium kimia yang digunakan untuk membiakkan sel, menyelidiki tropi, dan mengkultur biji-bijian, bakteri, spora, atau khamir. Cawan petri berbentuk bundar dan terbuat dari kaca atau plastik. Ada 2 ukuran cawan petri yang selalu digunakan, yaitu cawan petri berukuran besar yang digunakan sebagai penutup dan cawan petri berukuran kecil yang digunakan sebagai wadah penelitian.

Gelas Kimia

Gelas Kimia

Gelas kimia adalah alat laboratorium kimia yang digunakan sebagai wadah atau tempat dengan ukuran mulai dari 25 mililiter hingga 5 liter untuk melarutkan zat-zat yang tidak membutuhkan ketelitian tinggi.

Kalorimeter Larutan

Kalorimeter Larutan

Kalorimeter Larutan adalah alat laboratorium Kimia yang digunakan untuk mengetahui dan mengukur jumlah atau nilai kalor yang terjadi pada suatu reaksi kimia dalam larutan.

Kalorimeter Makanan

Kalorimeter Makanan

Kalorimeter Makanan adalah alat laboratorium Kimia yang digunakan untuk mengetahui nilai atau jumlah kalor pada zat makanan, seperti protein, karbohidrat, atau lemak.

Krus

Krus adalah alat laboratorium kimia yang digunakan sebagai tempat atau wadah untuk menampung senyawa kimia dengan proses pemanasan bertemperatur sangat tinggi. Alat laboratorium kimia ini berbentuk seperti cawan dan tersedia dalam berbagai ukuran.

Sungkup Asap

Sungkup Asap

Sungkup asap adalah alat ilmiah yang biasanya terdapat di dalam laboratorium kimia dan digunakan untuk mengurangi tingkat paparan asap yang berbahaya pada seseorang. Ada 2 jenis sungkup asap yang digunakan di dalam laboratorium kimia, yaitu sungkup asap jenis resirkulasi dan sungkup asap jenis saluran.

Itulah beberapa alat laboratorium, baik alat laboratorium Biologi, alat laboratorium Fisika, maupun alat laboratorium Kimia, yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *