Alat Ukur Kelembaban

Alat Ukur Kelembaban Komponen Tertentu Leave a comment

Tingkat kelembaban dimiliki oleh beberapa komponen tertentu. Satu jenis komponen yang paling banyak diketahui mengenai tingkat kelembabannya adalah kelembaban udara. Selain itu, sejatinya ada beberapa jenis kelembaban tertentu dari komponen lainnya. 

#1 Kelembaban Udara 

Kelembaban udara menunjukan konsentrasi uap air yang ada di dalam udara. Jenis kelembaban ini dapat berada pada kelembaban absolut, kelembaban spesifik dan juga kelembaban relatif. Untuk mengetahui tingkat kelembaban udara, digunakan alat ukur yang dinamakan dengan higrometer. Ada beberapa jenis higrometer yang biasanya digunakan, yaitu:

  • Higrometer logam, merupakan jenis higrometer yang menggunakan kertas dan logam sebagai bahan yang menandakan adanya perubahan kelembaban. Uap air sebagai komponen untuk mengetahui level kelembaban ini akan diserap oleh lembaran kertas yang sudah ditaburi oleh garam yang dilekatkan pada kumparan logam. Kemudian, terjadilah perubahan kelembaban udara yang akan menghantarkan pada perubahan bentuk pada kumparan tersebut. Perubahan bentuk pada kumparan inilah yang akan menggerakan jarum indikator pada kelembaban udara ini. Higrometer logam ini menjadi jenis higrometer yang paling murah. Hanya saja, memiliki kekurangan yaitu tingkat akurasi yang terbatas, yaitu sekitar 10% atau lebih.
  • Higrometer rambut, merupakan jenis higrometer yang menggunakan rambut sebagai penanda perubahan kelembaban yang terjadi. Rambut yang digunakan dapat rambut manusia atau hewan mamalai lainnya. Cara kerja dari higrometer ini adalah saat terjadi perubahan kelembaban maka akan terjadi perubahan pada panjang rambut yang ada.

Untuk lebih memaksimalkan cara kerja alat ini, dihilangkan kadar minyak yang ada di dalam rambut dengan cara merendamnya di larutan dietil eter sebelum digunakan. Sehingga, dengan hilangnya kadar minyak ini, rambut akan lebih sensitif terhadap setiap perubahan kelembaban yang ada.

  • Higrometer elektronik, merupakan jenis alat ukur untuk mengukur kelembaban yang menghantarkan pada perubahan suhu. Higrometer ini menggunakan titik embun udara. Di antara sekian jenis higrometer, higrometer elektronik inilah yang dinyatakan sebagai jenis higrometer dengan harga yang lebih tinggi. Higrometer ini memiliki akurasi kelembaban relatif pada kadar 0,5%.
  • Psychrometer, merupakan alat ukur kelembaban relatif udara yang dilakukan dengan menggunakan dua termometer yaitu termometer bohlam kering dan bohlam basah. Termometer bohlam kering digunakan untuk mengukur suhu saa terpapar pada uadara sedangkan termometer bohlam basah digunakan untuk mengukur suhu dengan membiarkan bohlam dicelupkan pada satu jenis cairan tertentu.

Lihat produk Hygrometer

#2 Kelembaban Tanah

Kelembaban tanah dapat diukur dengan menggunakan alat ukur kelembaban tanah. Alat uku rini dirancang secara akurat dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keasaman dan alkalinitas dari tanah dan juga kelembaban tanah.

Artikel Terkait :   Theodolit: Cara menggunakan theodolite untuk mengukur luas tanah

Alat ukur ini dapat mengukur kelembaban tanah pada tingkat kedalaman tertentu. Tingkat kedalaman ini akan memperlihatkan daya tahan dan kepastian akan tidak adanya masalah yang akan mengganggu kehidupan tanaman. 

Beberapa contoh penggunaan alat ukur tanah di bidang pertanian adalah pada usaha pengolahan tanah, perawatan tanaman, pemeliharaan rumput yang ada di lapangan serta beberapa hal yang lain.

Dalam menggunakan alat uji kelembaban tanah ini tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat keasaman pada beberapa jenis tanah, bisa berupa tanah kering atau pun basah di mana tanah ini digunakan pada bidang pertanian atau pun perkebunan. Selain itu, fungsi utamannya memang untuk mengukur kelembaban tanah.

Lihat produk alat ukur kelembaban tanah

#3 Kelembaban Ruangan

Alat ukur kelembaban ruangan ini dikenal sebagai termometer ruangan atau juga dikenal dengan sebuttan humidity meter. Alat ukur ini memiliki tiga fungsi utama yaitu mengukur kelembaban udara, mengukur suhu ruangan dan mengukur titik embun atau dew point. 

Alat ukur kelembaban ruangan ini banyak digunakan oleh beberapa perusahaan tertentu di mana perihal kelembaban menjadi satu komponen penting, sebut saja rumah sakit, gudang makanan atau pun gudang penyimpanan alat-alat tertentu yang peka terhadap perubahan kelembaban serta bisa juga digunakan di pusat perbelanjaan.

Satu jenis alat ukur kelembaban ruang yang paling banyak digunakan merupakan jenis alat yang efektif dan sederhana karena alat ini dapat diatur batas maksimal temperatur atau kelembaban yang diinginkan. Kemudian, lampu indikator yang ada di dalam alat ini akan menyalasaat nilai kelembaban ruang melebihi batas maksimal dari apa yang sudah kita tentukan lebih awal.

Lihat produk alat ukur kelembaban ruangan

#4 Kelembaban Kayu 

Kayu pun juga dapat diukur kelembaban yang dimilikinya. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelembaban kayu ini dikenal dengan sebutan wood moisture meter atau alat kelembaban kayu. Kayu yang dimaksudkan adalah jenis kayu fiber artikel atau kayu partikel yang dibuat dari padatan serbuk kayu gergaji. Selain itu, juga termasuk beberapa jenis kayu yang lain seperti bambu dan jenis kayu lainnya. 

Artikel Terkait :   Mengenal Macam-Macam dan Kegunaan Alat Ukur Air

Wood moisture meter ini merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kadar air yang dimiliki oleh satu jenis kayu tertentu. Alat ini memiliki fitur canggih yang juga dapat digunakan untuk mengenali suhu lingkungan. Selain itu, wood moisture meter ini juga dapat digunakan untuk mengukur kadar air yang ada pada beberapa komponen yang lain, sebut saja seperti kertas, tembakau, kain, serta beberapa jenis bahan obat traditional tertentu.

Jenis wood moisture meter ini menjadi satu alat yang mudah dibawa atau disebut sebagai alat portable, mudah pula dalam penggunaan karena sudah menggunakan teknologi mikro komputer, alat ini juga dapat melakukan pengukuran yang cepat dan akurat.

Lihat produk wood moisture meter

#5 Kelembaban Dinding Atau Tembok

Alat ukur ini menjadi alat untuk mengukur kelembaban suatu dinding atau tembok atau juga beton. Alat ini dikenal dengan sebutan concrete wall moisture meter. Bahkan, alat ini pun juga dapat digunakan untuk mengukur kelembaban lantai atau pun komponen lainnya. Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kekeringan pada komponen bahan padat tersebut. Hasil yang diperoleh berupa kisaran angka 0 sampai 40%.

Beberapa manfaat penggunaan alat ukur ini digunakan pada usaha rendering cat, pemasangan keramil atau lantai, pemasangan konstruksi lantai, bangunan lainnya, untuk pemeriksaan kebocoran, perbaikan rumah, pembersihan cerobong asap, melakukan dekorasi indoor atau pun outdoor.

Inilah beberapa komponen yang dapat diukur kelembabannya. Mungkin selama ini yang lebih banyak dikenal adalah kelembaban udara. Ternyata, selain itu, ada beberapa jenis kelembaban lainnya yang juga dibutuhkan pengukurannya untuk beberapa manfaat tertentu. Seperti yang disebutkan di atas, jenis kelembaban ini adalah kelembaban tanah, ruangan, kayu dan juga dinding.

Lihat produk Moisture meter

Setiap usaha untuk mengukur kelembapan ini menggunakan beberapa alat yang berbeda. Saat ini, sudah semakin banyak jenis alat ukur kelembaban ini. Alat-alat ini pun juga sangat mudah untuk diperoleh dan didapatkan, mulai dari toko konvensional, toko online atau berbagai macam market place yang sejatinya semakin memudahkan setiap dari kita untuk mendapatkan berbagai macam kebutuhan keseharian kita, salah satunya adalah untuk mendapatkan alat ukur kelembaban ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *