Sepatu Safety
Penggunaan Sepatu Safety Berdasarkan Standar ASTM F2413-18
Pengadaan alat pelindung diri (APD) merupakan kewajiban dari perusahaan. Ini berlaku bagi perusahaan yang bergerak pada bidang industri dan rentan terhadap resiko bahaya. Sehingga para pekerja membutuhkan jaminan keselamatan dan kesehatan (K3) dalam beraktifitas. Kelengkapan yang harus ada adalah sepatu safety. Tapi, tidak boleh asal dalam memberikan fasilitas ini.
Lihat selengkapnyaSekilas tentang Standar ASTM F2413-18
Perangkat kemanan berupa safety shoes harus sesuai standar ASTM F2413-18. Bagi tim manajemen K3 familiar dengan istilah ini. Tapi, bagi pekerja mungkin tidak banyak yang tahu. Jadi sebenarnya, standar apakah itu?
Orang mungkin mengenal ANSI Z41-1991 dan Z41-1999 sebagai aturan pelindung kaki. Tapi, standar ini dianggap ketinggalan jaman. Sehingga ditarik dan diganti menjadi ASTM. Pembaharuan ini termasuk pada APD pelindung kaki.
Dalam ASTM F2413-18, menjelaskan syarat minimal penggunaan safety shoes saat bekerja. Agar pekerja mendapatkan perlindungan maksimal pada area kerja. Selain itu, juga melindungi diri, terutama kaki dari kecelakaan kerja. Syarat tersebut menerangkan secara detail tentang kemampuan, pengujian, kalsifikasi dan desainnya.
Pengelompokan Sepatu Safety Sesuai Standar ASTM F2413-18
Alat pelindung kaki ini tentunya harus memiliki sertifikasi. Karena itu tujuan utama dari standar ASTM F2413-18. Sehingga distributor yang jual perlengkapan K3 mengantongi ijin. Sertifikasi melalui tahap pengujian kelayakan pelindung kaki oleh laboratorium. Sehingga pekerja hanya menggunakan perlengkapan yang tepat. Dalam aturan tersebut, ASTM mengelompokkan jenis sepatu.
Metatarsal (Mt)
Klasifikasi perangkat keamanan kaki ini dapat memberikan perlindungan ekstra. Terutama pada bagian metaharsal kaki. Metaharsal merupakan tulang-tulang panjang di antara kaki. Tulang ini menghubungkan jari-jari kaki pada pergelangan kaki. Uji coba sepatu harus memenuhi standar ketahanan sebesar 34 kilogram. Ini berarti alas kaki mampu memberi proteksi pada kaki setelah tertimpa beban senilai gaya tersebut.
Conductive (Cd)
Bukan berarti sepatu ini bersifat konduktif. Meski memang produsen merancangnya sebagai alat yang menghantarkan listrik. Listrik yang dihantarkan bersifat statis. Sehingga dapat melindungi pekerja dari bahaya penumpukan listrik statis.
Selain itu, safety shoes Cd dapat mengurangi munculnya api dari bahan kimia atau peledak. Makanya, pekerja yang bertugas pada penyimpanan bahan mudah terbakar memerlukan piranti tersebut. Tapi, harus menghindari tempat yang mengalirkan listrik saat memakai sepatu ini. Sebelum beli, pastikan terlebih dahulu pada agen resmi.
Electrical Hazard (EH)
Berbeda dengan Cd, sepatu EH tidak menghantarkan arus listrik. Produsen membuat sol dan tumit sepatu dengan bahan non konduktif. Piranti K3 ini aman dipakai saat berada di area kerja yang memiliki tegangan tinggi. Sehingga pekerja merasa aman saat tak sengaja menginjak kabel. Karena mencegah terjadinya sengatan listrik.
Static Dissipative (SD)
Safety shoes jenis SD dapat menanggulangi jumlah listrik statis yang menumpuk pada tubuh. Penghantaran listrik statis terjadi pada insole, outsole, dan lapisan luar. Pemberian bahan disipatif mengalirkan muatan listrik ke tanah secara lambat. Dengan begitu, arus yang ada lebih terkontrol dibandingkan menggunakan bahan konduktif.
Model Safety Shoes untuk Menjaga Keselamatan Bekerja
Meski penjelasan standar safety shoes telah ada, terdapat beragam model di pasaran. Piranti keamanan kaki ini mudah ditemui pada vendor khusus. Perusahaan dapat bekerja sama dengan penyedia alat keselamatan kerja. Tentu saja pilihlah yang sudah memiliki sertifikasi. Sepatu yang berstandar biasanya memiliki label khusus. Berikut ini model sepatu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan pekerjaan.
Low Cut
Jenis alas kaki ini memiliki cutting yang rendah. Tingginya tidak lebih dari betis. Desainnya cukup sederhana, tapi rapi dan kuat. Ukuran yang tersedia biasanya tidak terlalu besar. Orang yang bekerja di laboratorium sering mengenakan alas ini.
Middle Cut
Alat perlindungan kaki middle cut memiliki potongan yang lebih panjang dari low cut. Tingginya bisa sejajar dengan betis atau lebih tinggi. Pekerja pabrik atau manufaktur dianjurkan menggunakan ini. Karena melindungi kaki saat bekerja dengan mesin produksi.
Boot Cut
Dibandingkan jenis lain, sepatu ini desainnya cukup panjang. Bahkan bisa dibilang yang paling panjang. Rancangannya sengaja dibuat begitu untuk melindungi kaki. Sepatu ini dapat memproteksi pekerja yang bekerja di area ekstrem. Bahan yang digunakan umumnya PVC. Dengan patokan harga yang bervariasi.
Showing 1–30 of 32 resultsSorted by popularity
Memfasilitasi pekerja dengan sepatu safety tidak boleh asal. Karena setiap aktifitas memiliki resiko masing-masing. Penggunaan APD harus memenuhi standar yang berlaku. Biasanya, ada supplier yang melakukan tender pada perusahaan-perusahaan. Penawaran ini sebaiknya tidak boleh terlewatkan. Karena perusahaan dapat memilih penyedia yang terpercaya.
Daftarkan Perusahaan Anda
Anda adalah Supplier & Distributor Sepatu Safety untuk wilayah Indonesia? Daftarkan perusahaan Anda disini
Sepatunya nyaman dipakai dan tampilan juga trendy cocok banget buat kerja di lapangan.