Jaringan komputer yang baik diperlukan oleh perusahaan agar dapat beroperasi dengan lancar. Cable tester dirancang untuk menghitung seberapa baik kinerja kabel jaringan berkecepatan tinggi. Seperti yang diketahui, kinerja yang buruk pada kabel ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pekerjaan, akses internet yang buruk, dan gangguan umum pada jaringan.
Mengenal Cable Tester
Kabel ethernet biasanya digunakan dalam jaringan komputer untuk memungkinkan komputer dalam suatu jaringan dapat berkomunikasi satu sama lain. Supaya arus dapat mengalir dengan benar, pasangan kawat harus dihubungkan dalam urutan yang benar.
Kabel tester untuk jaringan bisa mengidentifikasi apakah ada masalah dalam pemasangan kabel tersebut. Tester ini juga bisa menampilkan ketika ada kerusakan pada isolasi kabel sehingga mencegah terjadinya gangguan. Penguji yang menggunakan alat ini bisa mengetahui mengenai tingkat resistensi kabel yang tepat.
Pengadaan alat ini diperlukan untuk berbagai kepentingan di industri. Jaringan yang tidak berfungsi biasanya sering karena masalah kesalahan pengguna dan lainnya. Kabel tester jaringan ini sering dimanfaatkan untuk mengetahui apakah kabel patch dapat berfungsi dengan benar. Penguji awalnya perlu memeriksa secara visual terkait pengkabelan. Setelah pengecekan visual tersebut tidak ada masalah maka perangkat tester kabel dapat digunakan.
Kabel tester untuk jaringan dapat berupa perangkat sederhana yang bisa mengidentifikasi apakah arus dalam kabel dapat mengalir. Ini juga bisa berupa perangkat yang kompleks sehingga dapat memberi informasi lainnya yang dapat membantu. Alat penguji tingkat profesional mungkin tidak hanya dapat mengidentifikasi apakah ada sirkuit terbuka. Ini juga bisa mengidentifikasi tempat kerusakan tersebut.
Penguji jaringan ini memiliki 2 kotak berbeda yang terpisah. Kotak-kotak ini adalah pemancar dan penerima. Penguji dasar terdiri dari sumber arus listrik, alat pengukur yang menunjukkan apakah kabel itu baik, dan hubungan antara keduanya, biasanya kabel itu sendiri.

Masalah Umum pada Jaringan Kabel
Sering kali, kesalahan pada kabel dapat dilihat dengan baik sebelum menjadi masalah yang sebenarnya. Inspeksi visual semua kabel di fasilitas adalah cara yang bagus untuk menemukan masalah sebelum menyebabkan downtime. Perlu memeriksa apakah ada korosi pada tembaga, retakan pada isolasi, kelembaban pada kabel dan banyak indikator kerusakan lainnya pada kabel.
Kesalahan kabel membutuhkan biaya dan menimbulkan gangguan, sehingga ada permintaan besar untuk teknik uji kabel untuk memastikan kabel dan sambungan dalam kondisi baik, dan untuk memungkinkan kesalahan kabel ditemukan dengan cepat.
Pengujian kabel untuk memprediksi dan kemudian menangani gangguan merupakan perhatian penting bagi semua yang terlibat dengan distribusi listrik. Berbagai macam teknik pengujian dan peralatan uji tersedia untuk memungkinkan masalah ini ditangani secara efektif, tetapi pengujian kabel dapat, bagaimanapun, menjadi tugas yang menantang.
Cable tester bisa menyelesaikan beberapa masalah terkait dengan perangkat keras dan lunak. Ini bisa membantu menghemat waktu saat akan mencari solusi masalah konektivitas. Tak hanya terkait konektivitas sederhana tapi juga bisa mengidentifikasi permasalahan lainnya yang bisa mengakibatkan adanya gangguan pada fungsi kabel.
Permasalahan pengkabelan terkait sumber gangguan dan jaringan yang terlalu panjang juga bisa diidentifikasi lebih awal. Pengujian pada kabel sendiri kadang tidak langsung bisa muncul karena masalah kesalahan intermiten dan masalah yang terjadi terlalu sebentar.

Bagaimana Cara Menggunakan Cable Tester?
Sebelum membeli sebaiknya perlu mengetahui cara pemakaiannya. Berikut langkah-langkah umum dalam menggunakan kabel tester atau penguji jaringan.
Hubungkan Tester
Colokkan kabel jaringan ke kedua ujung kotak, satu ke pemancar, dan satu lagi ke penerima. Kotak-kotak ini adalah model jaringan komputer, jadi harus dapat dengan mudah menemukan kotak mana. Pastikan kabel terpasang sepenuhnya sebelum melanjutkan ke pengujian.
Nyalakan Penguji
Nyalakan perangkat penguji kabel jaringan. Penguji akan mengirim sinyal dari satu ujung kotak ke ujung lainnya, dan ini akan menjadi pesan yang diteruskan melalui kabel, seperti yang terjadi di jaringan komputer. Jaga agar penguji kabel jaringan tetap terhubung ke kabel setiap saat selama pengujian, jika tidak maka tidak akan berfungsi.
Baca Laporan dari Penguji
Ketika pesan diteruskan pada kabel, tester kabel jaringan tersebut melakukan pemeriksaan kesalahan. Apakah pesan yang disalurkan tersebut bisa diterima dengan baik dari ujung ke ujung kabel lainnya. Alat penguji nantinya dapat memberikan kesimpulan mengenai apa ada masalah atau hal yang tidak tepat. Penguji dapat menunjukkan lampu merah jika memang terjadi masalah.
Perbedaan antara lampu merah dan lampu hijau yang berarti bahwa semuanya bekerja dengan baik mungkin tidak sama dari penguji kabel jaringan ke penguji lainnya, tetapi harus dapat mengetahui dengan tepat apa masalahnya dengan membaca petunjuknya.
Baca Masalahnya
Lampu yang berbeda pada tester yang digunakan untuk mengirim sinyal ke orang yang mengoperasikan mesin. Manual akan memberi pengguna gambaran lengkap tentang apa arti pola pencahayaan yang berbeda, dan jika ada masalah dengan kabel yang harus ditangani. Setelah menemukan masalahnya, lepaskan kabel dari kotak, dan kembalikan tester ke tempat yang aman.
Untuk pengujian kabel, penguji jaringan menyediakan pengujian kabel lengkap, menampilkan peta kawat, ID, dan kesalahan, termasuk short, open, miswires, split pair, dan reverse. Penguji jaringan berfitur lengkap juga mengukur panjang kabel dan menghasilkan level nada untuk pelacakan sinyal dan identifikasi kabel pada semua pasangan, pasangan yang dipilih, atau pin yang dipilih. Pembelian cable tester ini bisa dilakukan melalui supplier alat uji profesional. Bagi teknisi atau perusahaan yang melakukan pengadaan alat bisa melalui Kucari.com yang merupakan distributor berpengalaman. Kucari menjual banyak pilihan alat uji dan alat ukur untuk profesional.