Alarm Kebakaran 220VAC Fire Alarm Manual
Rp 875.000 *Inc. PPN
Alarm kebakaran 220VAC dengan kontrol manual adalah sistem yang dirancang untuk memberikan peringatan kebakaran dengan memanfaatkan daya listrik AC 220 volt. Sistem ini sering digunakan di berbagai jenis bangunan, termasuk pabrik, gedung perkantoran, dan fasilitas komersial lainnya.
Alarm kebakaran 220VAC dengan kontrol manual adalah sistem yang dirancang untuk memberikan peringatan kebakaran dengan memanfaatkan daya listrik AC 220 volt. Sistem ini sering digunakan di berbagai jenis bangunan, termasuk pabrik, gedung perkantoran, dan fasilitas komersial lainnya.
DESKRIPSI Alarm Kebakaran 220VAC Fire Alarm
Komponen Utama:
Tombol Alarm Manual:
- Jenis: Tombol tekan manual atau pull station
- Fungsi: Mengaktifkan sistem alarm kebakaran secara manual dengan menekan atau menarik tombol
- Material: Biasanya terbuat dari plastik atau logam tahan lama
- Instalasi: Dipasang di lokasi strategis untuk akses cepat dalam keadaan darurat, seperti dekat pintu keluar atau di area dengan lalu lintas tinggi
Sirine atau Bel Alarm:
- Jenis: Sirine atau bel yang dioperasikan dengan daya 220VAC
- Volume Suara: Biasanya berkisar antara 90 dB hingga 120 dB pada jarak 1 meter
- Frekuensi Suara: Memiliki frekuensi tinggi dan rendah untuk memastikan suara dapat didengar dari jarak jauh dan menembus kebisingan
- Material: Terbuat dari bahan yang tahan lama dan tahan cuaca, seperti plastik tahan api atau logam
Panel Kontrol:
- Fungsi: Mengelola sinyal dari tombol manual dan mengontrol output ke sirine atau bel
- Input: Terhubung dengan tombol manual dan mungkin sensor tambahan
- Output: Mengendalikan sirine atau bel
- Daya: Memerlukan sumber daya 220VAC dari jaringan listrik utama
- Fitur Tambahan: Dapat dilengkapi dengan indikator LED, buzzer tambahan, dan fungsi pemantauan
Kabel dan Konektor:
- Jenis Kabel: Kabel daya dan sinyal yang sesuai untuk 220VAC, biasanya dilengkapi dengan isolasi yang baik untuk keselamatan
- Konektor: Konektor yang aman dan sesuai untuk menghubungkan tombol, panel kontrol, dan sirine atau bel
Cara Kerja:
- Aktivasi Manual: Ketika tombol manual ditekan atau ditarik, sistem akan mengirimkan sinyal ke panel kontrol.
- Pemicu Alarm: Panel kontrol menerima sinyal dan mengaktifkan sirine atau bel.
- Peringatan: Sirine atau bel berbunyi untuk memberi tahu orang-orang di area tersebut tentang adanya kebakaran dan memicu evakuasi.
FITUR Alarm Kebakaran 220VAC Fire Alarm
- Pengaturan Volume: Beberapa sirine atau bel mungkin memungkinkan pengaturan volume untuk disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan.
- Peringatan Visual (Opsional): Lampu strobo atau indikator visual tambahan dapat ditambahkan untuk memberikan peringatan visual selain suara.
- Pemeriksaan dan Pemeliharaan: Sistem ini memerlukan pemeriksaan rutin untuk memastikan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Ini termasuk memeriksa koneksi kabel, memeriksa daya, dan memastikan tombol manual dalam kondisi baik.
Keamanan dan Kepatuhan:
- Standar: Sistem alarm harus memenuhi standar keselamatan dan peraturan lokal atau internasional, seperti NFPA (National Fire Protection Association) atau standar setempat.
- Instalasi Profesional: Instalasi sistem alarm kebakaran harus dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman untuk memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik dan efektif dalam keadaan darurat.
SPESIFIKASI Alarm Kebakaran 220VAC Fire Alarm
Tombol Alarm Manual:
- Jenis: Tombol tekan manual atau pull station
- Material: Plastik tahan api atau logam, dirancang untuk ketahanan dan daya tahan
- Fungsi: Mengaktifkan sistem alarm kebakaran secara manual dengan menekan tombol atau menarik tuas
- Desain: Umumnya memiliki penutup pelindung atau tanda yang jelas untuk mencegah aktivasi tidak sengaja
- Instalasi: Dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau, seperti dekat pintu keluar atau di area lalu lintas tinggi


There are no reviews yet.